ILMU KEDOKTERAN/ MEDIS & ILMU JIWA/PSIKOLOGI
TERHADAP OPTIMALISASI OTAK

A.1 DAHSYATNYA TUHAN MENCIPTAKAN OTAK MANUSIA

Tuhan menciptakan manusia dengan kemampuan otak/ daya pikir yang luar biasa:

1. Lebih dari 30 Miliar Neuron atau Syaraf
2. Memori 30-70 Trilliun giga
3. Mencetuskan aliran elektrik
4. Memiliki kemampuan 10.000 x Kemampuan Komputer
5. 70-100 Trilyun pola pikir tak terhingga yg setara dg 500 ensiklopedia
6. Aktivasi sel menghasilkan gelombang otak yg disebut juga Brainwave
7. Brainwave dapat direkam dengan electroencephalograph (EEG)

A.2 BAGIAN-BAGIAN OTAK MANUSIA

Otak manusia terdiri dari:

1. Otak Besar yang terdiri dari: otak kanan (berpikir seni) dan otak kiri (berpikir logis), Otak besar disebut juga: Otak depan, otak kanan dan otak kiri, otak berpikir, otak neocorteks atau otak mamalia baru.

2. Otak belakang terdiri dari: a. Batang Otak (mengatur kerja jantung, dll): Batang otak disebut juga Otak Reptil, di batang otak paling atas terdapat Mesencephalon/ Otak tengah/Midbrain. b. Otak Kecil (mengatur gerak): Paul MacLean, Direktur Laboratorium Evolusi dan Tingkah Laku Otak, National Institute of Mental Health di Amerika menemukan bahwa di dalam otak manusia terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu: b1.Otak Mamalia Baru, Neocortex, Higher-order thinking, Neomammalian. b2. Otak Mamalia Tua, Limbic Brain, terdiri dari system operasi otak tengah/ system limbic, emotions, Paleomammalian, Sistem Limbic / system operasi otak tengah terdiri dari:- Amigdala, hipokampus, hipotalamus, – Di dalam system limbic selain 3 komponen tersebut, juga termasuk di dalamnya batang otak, Karna otak tengah/ mesencephalon menyatu dengan batang otak, otomatis otak tengah/ mesencephalon itu termasuk dalam system limbic. b3.Otak Reptil, brain stem, yaitu batang otak, protoreptilian, survival: Dunia kedokteran tidak mengenal istilah Otak Tengah, karena istilah Otak Tengah itu hanya dipakai pada saat pembentukan otak pada janin dalam kandungan, setelah pembentukan itu selesai, otak tengah (midbrain/ mesencephalon) sudah digolongkan sebagai batang otak.

A.3 ANATOMI MESENCEPHALON

Secara anatomi, mesenchephalon tidak berada di tengah-tengah, antara otak kanan dan otak kiri, melainkan berada di tengah-tengah antara otak depan dan otak belakang.

Karena secara anatomi mesencephalon tidak berhubungan langsung dengan otak kanan dan otak kiri, maka mesencephalon tidak mungkin bisa menghubungkan keduanya, apalagi menyeimbangkan.

“Dr Arman Yurisaldi, MS, SpS dalam bukunya berjudul “Mengungkap Misteri Otak Tengah” ditulis: Otak tengah BUKAN otak penghubung antara otak kiri dan kanan. Penghubung antara otak kiri dan kanan adalah Corpus Callosum”.

A.4.1 KAJIAN MEDIS : Fungsi Mesencephalon

Sebenarnya otak tengah kita sudah aktif, melainkan hubungannya adalah dengan fungsi mesenchephalon sebagai fungsi visual (yang dibawa masuk ke VISUALISASI, melalui cara mempertajam intuisi di pikiran bawah sadar), Dalam dunia medis, mesencephalon itu berfungsi sebagai FUNGSI VISUAL yang meliputi pergerakan :

1. Bola Mata
2. Lensa Mata
3. Diameter Pupil
4. Saraf Visual
5. Gerak Motorik

Hasil penelitian international mengenai kegunaan Mesencephalon adalah:

1. Penyusunan memori yang baru bersama dengan organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamine otak, dengan demikian pembelajaran juga melibatkan otak tengah/ mesencephalon.

2. Organ penyusun system limbic seperti: amygdale, hipokampus, dan hipotalamus berperan penting dalam penyusunan dan recalling memori

3. Sistem limbic merupakan system control emosi dan kontrol hormon, sehingga proses belajar dapat dilakukan serempak / simultan

Jadi karena mesencephalon secara Medis berfungsi secara visual, penyusunan memori, recalling memori, control emosi dan control hormone, maka otak tengah/mesencephalon dengan Blind Fold Method lebih mengarah pada disiplin ilmu psikologi dan ilmu okultisme yang mana lebih menjelaskan BFM untuk memasuki pikiran bawah sadar dengan menggunakan indra ke enam.

A.4.2 KAJIAN PSIKOLOGI : Fungsi Mesencephalon

Fungsi mesencephalon bukan sebagai penyeimbang otak kanan dan otak kiri, melainkan fungsi utamanya adalah sebagai perantara antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

“Dalam buku Quantum Ikhlas oleh Erbe Sentanu, dijelaskan bahwa menurut Paul  MacLean, Direktur Laboratorium Evolusi dan Tingkah Laku Otak, National Institute of Mental Health di Amerika, mengenai 3 bagian otak tersebut”, dalam dunia psikologi, diketahui bahwa pikiran manusia terdiri dari 2 macam, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

1.Otak Mamalia Baru, Neocortex, Higher-orderthinking, Neomammalian mengoperasikan pikiran sadar.
2.Otak Mamalia Tua, system limbic, menjadi perantara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
3.Otak Reptil, brain stem, yaitu batang otak, protoreptilian, survival, mengoperasikan pikiran bawah sadar.

A.4.2.1 Apa itu pikiran sadar?

Dalam buku Hypnotherapy, Adi W Gunawan, dijelaskan bahwa Pikiran sadar adalah :

1. Proses mental yang bisa dikendalikan secara sengaja,
2. Menerima informasi lewat lima panca indra,
3. Mengidentifikasi,
4. Membandingkan dengan memori,
5. Menganalisa,
6. Memutuskan respon berdasarkan informasi,
7. Bereaksi dengan logika

Cara kerja otak berpikir/ pikiran sadar adalah mengolah data yang masuk / input data melalui 5 Panca Indra, diproses dengan 3 pola pikir (mengidentifikasi, membandingkan dengan memori, menganalisa) dan akhirnya diputuskan berupa respon.

A.4.2.2 Otak mamalia tua/ Sistem limbic:

Menurut buku Anatomi Susunan Syaraf Pusat Manusia, karya DR. P. Sidharta dan Dr. G. Dewanto: “System operasi otak tengah/ system limbic, melibatkan beberapa komponen di bagian tengah dan melibatkan juga batang otak/ otak reptile yang menyatu dengan mesencephalon /midbrain”.

Fungsi Otak mamalia tua/ Sistem limbic:

1. menghubungkan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
2. mengatur emosi.
3. Terkadang terkandung emosi kelembutan dan ingin merawat, layaknya mamalia pada umumnya.
4. Tetapi tidak jarang emosi ini berupa: agresi, perlawanan, ingin mendominasi dan ingin membela diri, rasa takut terekam di sini, Dalam buku Quantum Ikhlas oleh Erbe Sentanu, dijelaskan bahwa: “Dalam hal ini otak tengah netral, namun untuk penggunaan emosi yang dioperasikan ke batang otak/sistim limbik, menghasilkan emosi negative (di dalamnya terdapat pikiran bawah sadar), sedangkan jika emosi mengubah jalur saraf ke otak berpikir/ neocorteks akan menghasilkan emosi positif (pikiran sadar)”.

A.4.2.3 Apa itu Pikiran Bawah Sadar?

Dalam buku Hypnotherapy, Adi W Gunawan, dijelaskan bahwa Pikiran bawah sadar adalah:

1. Proses mental secara otomatis,
2. Tidak menyadari,
3. Sulit dikendalikan secara sengaja,
4. Kebiasaan,
5. Emosi,
6. Perasaan,
7. Memori permanent/memori jangka panjang,
8. Kepribadian,
9. Intuisi (tanpa melalui 5 indra),
10. Kreatifitas,
11. Persepsi/anggapan,
12. Keyakinan/ belief,
13. dan nilai-nilai/ value.

Di dalam pikiran bawah sadar, terdapat yang namanya PUSAT KENDALI OTOMATIS, Pikiran bawah sadar bereaksi dengan imajinasi/ membayangkan/ bahasa gambar, Pikiran bawah sadar beroperasi di Otak Reptil/ batang otak yang di dalamnya terdapat mesencephalon.

A.4.2.4 Perbandingan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar:

Seperti  gunung, dimana bagian gunung yang muncul ke permukaan, hanya lebih kurang 10% adalah pikiran sadar, dan bagian gunung  yang terendam dalam tanah adalah lebih kurang 90% yang merupakan pikiran bawah sadar. Kekuatan Pikiran bawah sadar adalah 9 kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar. Itulah yang menyebabkan seseorang itu sulit mengubah sebuah kebiasaan yang sudah terlanjur mengendap di pikiran bawah sadar.

Apabila terjadi pertentangan antara pikiran sadar dan bawah sadar, pikiran bawah sadar pastilah yang menang.

A..5.1. KAJIAN MEDIS DAN PSIKOLOGI TENTANG APA ITU GELOMBANG OTAK MANUSIA ?

Gelombang otak manusia bisa dideteksi dengan alat EEG, Elektroenchephalograph.

Lima Gelombang Otak Manusia terbagi menjadi :

1.Gamma (30-45 Hz): hasrat, konsentrasi tinggi, focus, ekstasi tinggi, pengerahan energi.
2.Beta Tinggi : anksietas/gelisah, ekstasi atau keterangsangan, Beta (15-30 Hz): Merasa, berpikir, persepsi, konsentrasi, kognisi, aktivitas mental.
3.Alpha (8-15 Hz): Bangun, kesadaran penuh akan badan dan lingkungan, produksi srontonin meningkat, Alpha rendah relaksasi (dalam keadaan sadar), menghayal, visualisasi, pra tidur, tutup mata tetapi masih sadar, gerbang akses ke pikiran bawah sadar, bekerja di otak tengah/ midbrain.
4.Theta (4-8 Hz): Emosi, pengalaman emosional, kreativitas, meditasi dalam, gerbang ke pikiran bawah sadar, mengantuk, tidur bermimpi, terhipnosa, transe, produksi catecholamin meningkat, vital untuk memori, ingatan dan pembelajaran,
5.Delta (0,1-4 Hz) : instink/naluri, tidur tanpa bermimpi, tidur nyenyak, pingsan, trans berat, koma ringan,produksi hormone pertumbuhan meningkat, Delta rendah : Koma berat, mati suri.

Dalam hal ini semua gelombang otak manusia tetap ada secara lengkap dalam waktu yang bersamaan, namun hanya satu saja gelombang otak yang dominan. Pada anak-anak, sekalipun mereka beraktifitas dalam keadaan Betha, jika diperiksa dengan EEG gelombang otak anak anak dalam keadaan Alpha dan Theta. Setelah seorang anak akil balik, dia akan menggunakan gelombang betha sama seperti orang dewasa.

Perbedaan Gelombang Otak pada anak inilah yang mengakibatkan:

1. Anak-anak cepat menyerap/ menangkap / belajar hal baru.
2. Anak-anak sering bermimpi.
3. Pengalaman traumatis seseorang pada masa kecil terekam sampai dewasa kita tidak bisa mengingat masa dalam kandungan dan masa bayi, karna semua pengalaman itu terekam dalam memory bawah sadar yang paling bawah yang disebut memory primitif. (Dalam buku Hypnotherapy, Adi W Gunawan)

A.5.2. APA HUBUNGAN GELOMBANG OTAK DENGAN PIKIRAN SADAR DAN PIKIRAN BAWAH SADAR?

Gelombang Gamma, dan Betha mewakili pikiran sadar,
Gelombang Tetha dan Delta mewakili pikiran bawah sadar,
Gelombang Alpha adalah gelombang netral, yang bisa menjadi penghubung/perantara, ke pikiran sadar yang bekerja di otak berpikir/ atau ke pikiran bawah sadar yang bekerja di otak reptile/ batang otak

A.5.3.1 SISI POSITIF GELOMBANG ALPHA YANG BEKERJA DI OTAK TENGAH/ MESENCEPHALON

Menurut Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona. “Hasil penelitiannya membuktikan bahwa ada hubungan antara gelombang alpha dan kegiatan berolah raga, yang juga di dapat pada saat seseorang sedang bermeditasi”.

Ada banyak manfaat olah raga bagi kesehatan mental yang ditemukan dari hasil penelitian ini salah satunya adalah dengan berolah raga yang dominan gelombang alpha, diproduksi zat biokimia alami yaitu zat Beta- Endorphin yang dapat berfungsi sbb:

1. meningkatkan daya ingat.
2. dan menambah konsentrasi dalam belajar.
3. Menambah kreatifitas.
4. Meningkatkan kemampuan belajar.

Kesimpulan: pada saat seseorang yang berolah raga terjadi pemaksimalan gelombang alpha di otak, yang memberi manfaat bagi kesehatan mental.

A.5.3.2 KAJIAN MEDIS

Otak tengah kita/gelombang alpha kita tidak tertidur !

Binatang terkecil sekalipun memiliki batang otak dan otak tengah, dan hanya sebagian kecil binatang saja yang menggunakan otak berpikir/ neokortex, contohnya lumba-lumba di sirkus dapat menghitung matematika. Bahkan tidak semua binatang memiliki bagian otak neokortex, contohnya pada binatang reptile.

Hal ini juga dibuktikan oleh hasil penelitian Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona yang sudah kita bahas di atas tadi, bahwa pada saat seseorang bermeditasi, dan pada saat orang sedang berolah raga, gelombang otak yang dominan adalah gelombang alpha. Dalam keseharian kita otak tengah kita sudah bekerja. Bahkan setiap saat kita menjelang tidur, otak kita bekerja pada dominan gelombang alpha.

A.5.3.3 KAJIAN PSIKOLOGI, SISI NEGATIF DOMINASI OTAK TENGAH :

Menurut dr. H. Taufiq Pasiak, M. Pd. I, M.kes. beliau adalah Kandidat doctor UIN Yogyakarta, Penulis best seller “revolusi IQ/EQ/SQ dan Managemen Kecerdasan, dalam bukunya berjudul: “Brain Management for Self Improvement” kecerdasan emosi seseorang tercapai, jika kita mengubah jalur sarafi emosi bukan ke system operasi otak tengah/ system limbic, tetapi ke otak berpikir/ neo corteks. Penggunaan otak tengah/ system limbic yang berlebihan akan menghasilkan emosi negative dimana kita tidak dapat mengendalikan emosi, justru kita dikendalikan emosi. Sedangkan pemakaian otak berpikir/ neocortex dalam beremosi akan menghasilkan pengendalian emosi atau emosi positif

PERBANDINGAN ANTARA

EMOSI NEGATIF – SISTEM LIMBIC  DAN EMOSI POSITIF – NEO CORTEX

SISTEM LIMBIC (QUICK SCAN, 12 MILLI – SECONDS, LESS INFORMATION)

Primitive Brain :

Instinctual Memory                  : Daya Ingat Secara Naluri

Instinctual Self             : Naluri Pribadi

Instan Automatic Reaction       : Reaksi Instan Otomatis

Thoughtless Instinctual : Naluri Tanpa Dipikirkan

Emotional Response                : Respon Emosional

Neo Corteks (Slower Input, 24 Milli-Seconds, More Information)

Modern Brain

Cocnitive Faculties                    : Kecakapan Kognitif

Psychological Self                     : Kejiwaan Pribadi

Considered Gauged Reaction    : Reaksi Dengan Pertimbangan Yang Masak

Thoughtful Instinctual                : Naluri Yang Bijaksana

Emotional Selfish Response       : Respon Ego Emosional

Perbedaan waktu yang diperlukan, jika emosi menggunakan sistem limbic/jalan tol adalah dua kali lipat lebih cepat (12 MILI / DETIK BANDING 24 MILI/ DETIK), dengan hasil emosi negative, sedangkan emosi yang dioperasikan ke otak bepikir dua kali lipat lebih lambat dengan hasil emosi positif (24 MILI / DETIK BANDING 12 MILI / DETIK)

Kesimpulan:

1. dalam hal ini emosi adalah netral, gelombang alpha adalah netral,
2. tergantung sekarang, apakah kita menggunakan sistem limbic dalam pengelolaan emosi (sistem limbic melibatkan otak tengah dan batang otak), ataukah menggunakan neo korteks dalam pengelolaan emosi: a- Contoh emosi pada orang yang sedang MABUK adalah dominan kondisi Gelombang Alpha: Pada orang mabuk, gelombang otak yang dominant adalah gelombang Alpha. Orang mabuk, tidak dapat mengendalikan emosinya, justru dikendalikan oleh emosi. Tentunya kita sudah sering mendengar banyak kejahatan dilakukan secara ‘tidak sadar’ oleh orang yang sedang mabuk: perkosaan, ngebut di jalan raya, dll. b-Contoh emosi positif pada orang sedang dalam kondisi Gelombang Alpha: Pada orang yang sedang berolah raga.

Sudah kita pelajari bersama, bahwa berdasarkan hasil penemuan Daniel M. Landers, Professor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona ada banyak manfaat dari olah raga, yang bekerja pada gelombang alpha, diantaranya adalah: “erobik rutin dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah” (emosi positif)

A.6. KAJIAN MEDIS DAN PSIKOLOGI :

KAITAN ANTARA OTAK, GELOMBANG OTAK DAN TEORI PIKIRAN

Otak Reptil/Batang Otak

Di Dalamnya Menyatu Dengan Mesencephalon

Sistem Limbic/

Sistem Operasi Otak Tengah

Yang Melibatkan Batang Otak/ Di Dalamnya Terdapat Mesencephalon

Otak Neocortex
Pikiran Bawah Sadar Perantara Pikiran Sadar Dan Pikiran Bawah Sadar Pikiran Sadar
Gelombang Theta Dan Delta Gelombang Alfa Gelombang Gamma Dan Beta
Emosi Sistem Limbic

Emosi Negatif

Emosi Netral Emosi Neocortex

Emosi Positif

Rumus: diulang-ulang di Betha/ pikiran sadar, dilakukan terus di alfa, akan mengendap di theta/ pikiran bawah sadar, muncul kembali oleh pusat kendali otomatis secara otomatis, dan pengaruhnya 9 kali lebih kuat

Kesimpulan :

Fungsi otak tengah/ mesencephalon dalam bidang disiplin ilmu medis adalah untuk fungsi visual, Dalam bidang disiplin ilmu psikologi adalah untuk menghubungkan antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, atau lebih jelasnya menjadi pintu gerbang memasuki pikiran bawah sadar, ini bekerja pada gelombang alpha

Mari kita lihat/ perbandingkan, apakah sesuai antara fungsi mesencephalon dari sudut pandang medis dan psikologi?

Fungsi MesencephalonSecara Medis Gelombang AlphaSecara Psikologi Teori pikiranSecara Psikologi
System limbic

Paul Maclean : fungsi emosi

Emosi negative – system limbic

Emosi positif – neocortex

Emosi netral

Tetapi Metode Menutup Mata

Mengoperasikan emosi- ke pikiran bawah sadar

Di Sistem Limbic-emosi negatif

Fungsi visual:

  1. Bola Mata
  2. Lensa Mata
  3. Diameter Pupil
  4. Saraf Visual
  5. Gerak Motorik
- relaksasi (dalam keadaan sadar)

- menghayal

- visualisasi

- pra tidur

- tutup mata tetapi masih sadar

- gerbang akses ke pikiran bawah sadar

- juga dicapai lewat olah raga

Hasil penelitian international:

4 fungsi :

- penyusunan memori

- recalling memori

- control emosi

- control hormone

Mesencephalon/ otak tengah Akses ke pikiran bawah sadar:

Batang Otak sebagai Penyimpan memori jangka panjang

A.7. PERUBAHAN PARADIGMA METODE PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ALPHA

Pengetahuan tentang fungsi otak, kini berkembang dari hanya memanfaatkan fungsi otak kiri dan otak kanan, kini manusia mengerti fungsi midbrain/ otak tengah/ mesencephalon sebagai pintu gerbang memasuki pikiran bawah sadar yang 9 kali lebih kuat dari pada pikiran sadar.

Kuncinya adalah: belajar juga dapat dilakukan pada saat gelombang otak dominan alpha: menjelang tidur, relaksasi (dalam keadaan sadar), menghayal, visualisasi, tutup mata tetapi masih sadar.

Karena pada saat itulah diproduksi Zat Beta- Endhorphin, yang dapat menambah daya ingat, dll. Sehingga dapat mengendap di pikiran bawah sadar/ theta/ 9 kali lebih dahsyat.

Dalam hal ini Gelombang Alpha adalah netral,

A.8. MEMASUKI PIKIRAN BAWAH SADAR

Berikut ini adalah cara yang dipakai untuk memasuki pikiran bawah sadar; dimana seseorang harus dibawa masuk, dari kondisi awal pikiran sadar/ betha, menuju pikiran bawah sadar/ theta, melalui pikiran setengah sadar/ netral/alpha

Dari pengetahuan hal tersebut di atas, maka bisa kita telusuri kembali apa yang terjadi dengan anak-anak, Untuk membantu anak-anak masuk ke pikiran bawah sadar, dilakukan hal sbb:

1. Membawa anak-anak masuk dalam gelombang alpha (gelombang alpha =netral) yang adalah pintu gerbang/akses masuk ke pikiran bawah sadar (sampai di sini, masih positif, anak-anak diajak bernyanyi, bermain, makan, minum, nonton film yang lucu (inikah yang dinamakan dengan peralatan canggih?), senam otak.
2. Dalam hal ini gelombang alpha dipakai sebagai pra hypnotis, Dalam sesi ini jelas siapa pun termasuk orang tua murid boleh menemani anak-anak. Bahkan dalam gelombang alpha orang tua pun akan merasa senang/relaks.
Setelah gelombang alpha terbuka, anak-anak telah siap masuk dalam sesi  audio; Terapi Gelombang Otak dalam dunia kedokteran dipakai untuk terapi korban perang, dan terapi bagi pasien penderita kepribadian ganda; Sebelum di Terapi Gelombang Otak anak-anak dalam kondisi senang, gembira dan rileks.

A.9. KAJIAN MEDIS, MENGENAI SKIN VISION

Cara kerja otak manusia adalah :

1. Otak menerima input/masukan dari panca indra,
2. Mata memberi informasi ke otak melalui pengelihatan,
3. Telinga memberi informasi melalui pendengaran,
4. Kulit memberi informasi ke otak melalui perabaan,
5. Hidung memberi informasi ke otak melalui penciuman,
6. Lidah memberi informasi ke otak melalui pengecapan,

Jika otak manusia rusak, tentu saja, walaupun punya mata, tetap saja, manusia tidak dapat melihat. Jadi yang membaca masukan dari luar tetaplah otak.
Namun orang yang matanya rusak/buta, tetap saja otaknya dapat menerima masukan/input melalui indra lainnya yang masih normal.
Contoh; Orang buta: tetap dapat mengenali nilai nominal uang, karena dia menggunakan indra peraba, demikian juga pada pijat tunanetra, si orang tunanetra itu mengenali anatomi dari indra perabaan. Orang buta dapat berjalan tanpa menabrak tembok di rumahnya, karena ia menggunakan indra pendengaran, untuk mendeteksi seberapa jarak suara dengan pantulan dinding. Orang buta juga dapat mengerti sebuah makanan basi atau tidak, dengan cara menggunakan indra penciumannya

A.10. PENGARUH TERAPI GELOMBANG OTAK BAGI ORGAN TELINGA

Apa pengaruh Terapi Gelombang Otak dengan suara yang sangat keras tersebut bagi kesehatan telinga?

Membran telinga/ gendang telinga anak-anak akan mengalami gangguan yang cukup berarti. Apalagi volumenya melebihi batas toleransi telinga misalnya jika sampai lebih dari 110 desibel apabila aktivitasi tersebut pada volume antara 85-100 desibel maka tidak ada masalah.

Dalam buku EFFEK MOZART, diceritakan kisah nyata: Di arena balapan truk-tuk monster, dengan roda-roda traktor raksasa, mesinnya digerung-gerungkan. Terdengar bunyi frekuensi rendah dan keras serta menyeramkan, anak-anak menangis, berteriak serta menutup telinganya. Mungkin tingkat volumenya di atas 120 desibel. Telinga anak-anak terluka secara harafiah, gendang telinga anak-anak mengalami gangguan yang cukup serius.

Masih di buku yang sama : hasil penelitian di sebuah sekolah di New York: Di sebuah SD, dalam kurun waktu 4 tahun, kelas yang berhadapan dengan jalur kereta api, murid-muridnya 11 bulan terbelakang dari murid-murid di kelas normal, dan setelah kelas dipindah prestasi anak-anak kembali normal

Kesimpulan Kajian Ilmu Kedokteran

  1. Tuhan menciptakan otak kita begitu dahsyat.
  2. Otak manusia terdiri dari beberapa bagian
  3. Mesencephalon bukan penghubung bahkan penyeimbang otak kanan dan kiri, Mesencephalon adalah penghubung otak depan/otak besar dengan otak belakang di mana anatomi mesencephalon adalah menyatu dengan batang otak dan berada pada system limbic
  4. Fungsi Mesencephalon adalah sebagai fungsi visual, memori, emosi dan hormone
  5. Secara kedokteran orang mengatakan  tidak mungkin bisa membaca KTP dengan mata tertutup, hal ini dimungkinkan jika membaca dengan mata tertutup menggunakan Gelombang Otak ini sudah terbukti

Kesimpulan Kajian Ilmu Psikologi

  1. Fungsi otak tengah/mesencephalon di dunia psikologi adalah: menjadi perantara antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar
  2. Pikiran sadar Otak mamalia baru. Neocortex
  3. Pikiran bawah sadar Otak Reptil/ batang otak
  4. Perantara pikiran sadar dan bawah sadar: Mesencephalon yang ada di antara otak depan dan otak belakang
  5. Pada dasarnya gelombang alpha adalah netral, bisa menjadi emosi positif, bisa juga menjadi emosi negative
  6. Sisi positif penambahan gelombang alpha adalah 28 manfaat bagi kesehatan mental seseorang, yang juga dapat diraih melalui olah raga dan meditasi
  7. Otak tengah kita tidak tidur, setiap hari kita menggunakan otak tengah.
  8. Contoh gelombang alpha, emosi negative, pada orang mabuk, Contoh gelombang alpha, emosi positif, adalah pada orang yang berolah raga.
  9. Penggunaan Otak berpikir/neo corteks dalam beremosi akan menghasilkan emosi positif
  10. Gamma dan Beta mewakili pikiran sadar bekerja di Neocortex
  11. Alpha menghubungkan pikiran sadar dan bawah sadar bekerja di sistem limbic/ termasuk mesencephalon
  12. Theta dan Delta mewakili pikiran bawah sadar, bekerja di batang otak / termasuk mesencephalon
  13. Krosscheck antara fungsi gelombang alpha di disiplin ilmu psikologi cocok dengan fungsi mesencephalon di disiplin ilmu kedokteran
  14. Ada perubahan paradigma belajar
  15. Gelombang Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai gelombang otak, diukur dengan dua cara yaitu amplitudo dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt. Frekuensi adalah kecepatan emisi listrik yang diukur dalam cycle per detik, atau hertz. Frekuensi impuls menentukan jenis gelombang otak yaitu beta, alfa, theta, dan delta. Jenis atau kombinasi dan jenis gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.

Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di alfa. Kalau sedang ngelamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Dalam kondisi tertentu, misalnya meditasi, kita dapat secara sadar mengatur jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.
Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meskipun pola gelombang otak ini unik, tidak berarti akan selalu sama sepanjang waktu. Kita dapat secara sadar, dengan teknik tertentu, mengembangkan komposisi gelombang otak agar bermanfaat bagi diri kita.

GELOMBANG BETA

Beta adalah gelombang otak yang frekuensinya paling tinggi. Beta dihasilkan oleh proses berpikir secara sadar. Beta terbagi menjadi tiga bagian, yaitu beta rendah 12-15 Hz, beta 16-20 Hz, dan beta tinggi 21-40 Hz. Kita menggunakan beta untuk berpikir, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Meskipun beta sering kali “menghilang” saat kita memfokuskan pikiran, beta tetap dibutuhkan agar kita dapat menyadari dan ia di luar diri kita. Bersama dengan gelombang lainnya, beta sangat dibutuhkan dalam proses kreatif. Tanpa beta, semua kreativitas yang merupakan hasil pikiran bawah sadar akan tetap terkunci di bawah sadar, tanpa bisa terangkat ke permukaan dan disadari oleh pikiran.

Walaupun beta merupakan satu komponen yang sangat penting dalam kondisi kesadaran kita, bila kita beroperasi semata-mata hanya dengan jenis gelombang ini, tanpa didukung oleh frekuensi yang lebih rendah, maka akan menghasilkan satu kehidupan yang dipenuhi dengan kekhawatiran, ketegangan, dan proses berpikir yang tidakfokus.

GELOMBANG ALFA

Alfa adalah jenis gelombang yang frekuensinya sedikit lebih lambat dibandingkan beta, yaitu 8-12 Hz. Alfa berhubungan dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Dalam kondisi alfa, pikiran dapat melihat gambaran mental secara sangat jelas dan dapat merasakan sensasi dengan lima indra dan apa yang terjadi atau dilihat dalam pikiran. Alfa adalah pintu gerban bawah sadar.

Pada tahun 60-an dan 70-an, alfa sangat populer dan diklaim sebagai gelombang otak paling penting, yang merupakan kunci untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Penelitian dengan menggunakan mind technology modern yang dilakukan oleh banyak pakar terkemuka, antara lain Maxwell Cade dan Anna Wise, membuktikan, bahwa alfa bukanlah jenis gelombang terpenting.

Manfaat alfa yang utama dan paling penting adalah sebagai jembatan penghubung antara pikiran sadar dan bawah sadar. Alfa memungkinkan kita untuk menyadari keberadaan mimpi dan keadaan meditasi terdalam yang kita capai. Tanpa alfa, kita tidak akan dapat mengingat mimpi atau meditasi yang sangat dalam, saat kita terbangun atau selesai bermeditasi.

GELOMBANG THETA

Theta adalah gelombang otak pada kisaran frekuensi 4-8 Hz, yang dihasilkan oleh pikiran bawah sadar (subconsciaus mind). Theta muncul saat kita bermimpi dan saat terjadi REM (rapid eye movement). Pikiran bawah sadar menyimpan memori jangka panjang kita dan juga merupakan gudang inspirasi kreatif. Selain itu, pikiran bawah sadar juga menyimpan materi yang berasal dan kreativitas yang ditekan atau tidak diberi kesempatan untuk muncul ke permukaan dan materi psikologis yang ditekan. Meskipun kita dapat masuk ke theta dan mengakses berbagai materi yang tersimpan di sana, bila tidak dibantu dengan gelombang alfa dan beta, semua materi itu tidak dapat dikenali oleh pikiran sadar. Semua materi yang berhubungan dengan emosi, baik itu emosi positif maupun negatif, tersimpan dalam pikiran bawah sadar. Emosi-emosi negatif yang tidak terotasi dengan baik, setelah masuk ke pikiran bawah sadar, akhirnya menjadi beban psikologis yang menghambat kemajuan diri seseorang.
Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, kita akan mengalami kondisi meditatif yang sangat dalam. Semua pengalaman meditatif yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak”. Saat komponen gelombang lainnya berada dalam takaran yang pas, bersama dengan theta, kita dapat merasakan pengalaman “ah-ha”. Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.

GELOMBANG DELTA

Delta adalah gelombang otak yang paling lambat, pada kisaran frekuensi 0,1-4 Hz, dan merupakan frekuensi dan pikiran nirsadar (unconsciaus mind). Pada saat kita tidur lelap, otak hanya menghasilkan gelombang delta agar kita dapat istirahat dan memulihkan kondisi fisik. Pada orang tertentu, saat dalam kondisi sadar, delta dapat muncul bersama dengan gelombang lainnya. Dalam keadaan itu, delta bertindak sebagai “radar’ yang mendasari kerja intuisi, empati, dan tindakan yang bersifat insting. Delta juga memberikan kebijakan dengan level kesadaran psikis yang sangat dalam.

Gelombang delta sering tampak dalam diri orang yang profesinya bertujuan membantu orang lain. Orang yang perlu memahami kondisi mental, psikologis, atau emosi orang lain. Orang yang berprofesi sebagai “penyembuh” dan orang yang sangat mengerti orang lain biasanya mempunyai gelombang delta dalam kadar yang tinggi. Delta muncul tidak hanya saat kita memperhatikan orang lain, namun juga muncul saat kita berusaha mengerti ide atau konsep, objek atau seni, atau apa saja yang membutuhkan kesadaran nirsadar yang dalam.

Delta juga disebut dengan orienting response karena berfungsi mengarahkan kita dalam hal waktu dan ruang. Delta berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk merasakan adanya ancaman atau bahaya. Delta memungkinkan kita untuk “melihat” informasi yang tidak dapat ditangkap oleh pikiran sadar. Dari sudut pandang negatif, delta juga dapat digunakan untuk kondisi berhati-hati yang berlebihan (hypervigilance). Sikap hati-hati yang berlebihan, atau lebih tepat disebut dengan kepekaan, berguna untuk anak yang mengalami abuse untuk memastikan kondisi emosi orangtuanya. Dari pengamatannya, anak itu akan tahu apakah orangtuanya akan memukul atau menghukum dirinya. Masalah akan timbul bila anak bertumbuh dengan delta yang berlebihan dan secara terus-menerus “membaca” kondisi emosi di lingkungan sekitarnya dan berusaha mengendalikan kondisi ini demi keselamatan hidupnya.
Orang dewasa yang terlalu peka, sebagai hasil dan mengembangkan sikap berhati-hati secara berlebihan sejak kecil dapat secara positif mengarahkan kepekaannya ini pada kemampuan persepsi psikis dan penyembuhan. Hal itu dapat dicapai karena radar delta yang telah sangat berkembang dalam dirinya. Delta juga dihubungkan dengan konsep collective unconscious.
Gelombang beta, alfa theta, dan delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu beropenasi dalam satu jalinan komposisi rumit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.

PIKIRAN BAWAH SADAR

Kita memiliki 2 jenis pikiran, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar yang sebenarnya merupakan suatu kesatuan. Kedua pikiran ini saling bekomunikasi dan bekerja dalam waktu bersamaan, secara paralel.’

Pikiran sadar memiliki empat fungsi utama, yaitu:

1. Mengidentifikasi informasi yang masuk
2. Membandingkan
3. Menganalisis
4. Memutuskan

Saya tidak menjelaskan keempat fungsi utama pikiran sadar di atas. Bukankah setiap hari Anda mengalami proses pikiran tersebut? Saya yakin Anda sudah faham. Kita langsung fokus ke penjelasan pikiran bawah sadar. Milton Erickson, seorang maestro hypnotherapy, mengutarakan hasil pengamatannya terhadap pikiran bawah sadar sebagai berikut:

1. Kemampuan pikiran bawah sadar terpisah dan pikiran sadar

Pikiran bawah sadar bekerja terpisah dari pikiran sadar. Meskipun pikiran sadar dan bawah sadar bekerja secara paralel, proses kesadaran dan proses berpikir yang berlangsung pada masing-masing pikiran serta respons yang diberikan adalah dua hal yang berbeda. Kedua pikiran ini bekerja saling mempengaruhi
Pikiran bawah sadar dapat mendengar atau melihat hal- hal yang tidak tertangkap oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar bisa memikirkan satu hal yang berbeda dengan yang dipikirkan oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar memiliki ketertarikan pada hal yang ia sukai, meski hal itu belum tentu menarik bagi pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar dan dapat mengungkapkan ide atau pemikiran yang berada di luar jangkauan persepsi pikiran sadar.
Biasanya, walaupun tidak berarti selalu, proses dan aktivitas pikiran bawah sadar mendukung atau meneruskan kegiatan dan keinginan pikiran sadar. Pada kondisi tertentu, pikiran bawah sadar dapat bertindak mandiri, lepas dan pengaruh pikiran sadar, mengungkapkan keinginannya, dan melakukan suatu tindakan yang tidak berhubungan dengan proses berpikir yang terjadi di pikiran sadar.

2. Pikiran bawah sadar adalah gudang penyimpanan informasi

Sering kali, orang sebenarnya mempunyai begitu banyak pengetahuan, tetapi mereka tidak tahu jika mereka tahu. Pengetahuan yang dimaksud bisa meliputi informasi yang berhubungan dengan fisik, emosi, psikologis, atau intelektual yang dulunya diperoleh secara sadar, melalui suatu upaya yang keras, namun setelah itu, pengetahuan itu seakan akan hilang karena telah berada di luar wilayah pengamatan pikiran sadar.
Satu contoh sederhana adalah kemampuan berjalan tegak. Kemampuan ini adalah suatu kecakapan yang diperoleh melalui proses pembelajaran yang tidak mudah. Orang dewasa, walaupun mereka melakukan aktivitas “berjalan” setiap hari, mereka tidak sadar bahwa mereka bisa karena mereka telah berhasil mempelajari cara berjalan saat mereka masih kecil. Contoh lain adalah orang dapat belajar tanpa sadar bahwa mereka telah belajar sesuatu dan dapat menggunakan apa yang telah mereka pelajari secara otomatis. Jenis pembelajaran ini dapat terjadi karena pikiran bawah sadar merupakan sistem kesadaran dan pemrosesan informasi yang paralel dan terpisah dari pikiran sadar.

3. Pikiran bawah sadar adalah potensi yang belum digunakan

Setiap manusia normal terlahir dengan membawa sistem saraf dan fisik yang rumit yang mampu melihat, mengamati, memikirkan, dan memberikan respons. Namun, dalam proses tumbuh-kembang seorang manusia, hanya sebagian kecil saja dari seluruh potensi untuk mengamati, mengerti, dan memberikan respons yang berkembang sepenuhnya dalam pikiran sadar. Semua potensi yang belum tergali dan berkembang berada di luar kendali pikiran sadar dan masuk ke dalam kendali pikiran bawah sadar
Kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam hal kemampuan persepsi, konseptual, emosi, dan respons. Pikiran bawah sadar berisi segala hal yang diabaikan, ditolak, atau tidak diperhatikan oleh pikiran sadar ditambah dengan semua hal yang ada di pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar umumnya tidak dapat menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar.

4. Pikiran bawah sadar sangat cerdas

Pikiran bawah sadar jauh lebih cerdas, bijaksana, dan cepat daripada pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat menjangkau lebih banyak informasi daripada pikiran sadar dan dapat menganalisis dan meninjau ulang suatu informasi tanpa pengaruh bias dan rasa bangga, prasangka, atau pengharapan. Dengan kata lain, pikiran bawah sadar mewakili suatu potensi intelektual yang berfungsi pada kapasitas puncak.
Meskipun pikiran bawah sadar sangat cerdas, hal itu tidak berarti ia tidak pernah berbuat salah. Kadang-kadang, pikiran bawah sadar bisa menarik satu kesimpulan yang keliru atau tidak logis karena terpengaruh oleh keterbatasan yang berhubungan dengan persepsi dan fisik.

5. Pikiran bawah sadar bersifat sangat sadar

Salah satu aspek paling penting, yang bersifat paradoks, dan pikiran bawah sadar yaitu pikiran bawah sadar tidak selalu bersifat tidak sadar. Sebaliknya, pikiran bawah sadar sebenarnya sangat sadar dan responsif terhadap setiap kejadian. Pikiran bawah sadar dikatakan tidak sadar dalam pengertian bahwa pikiran sadar tidak sadar akan keberadaan, kegiatan atau operasi, upaya komunikasi, dan pengaruh pikiran bawah sadar terhadap pikiran, persepsi, dan perilaku. Pikiran bawah sadar diberi nama demikian karena (pikiran sadar) kita tidak sadar akan keberadaan pikiran ini.
Saat dua orang berinteraksi, pikiran bawah sadar mereka saling sibuk mengamati kegiatan bawah sadar lawan bicaranya, tanpa pikiran sadar mereka tahu apa yang sedang terjadi. Komunikasi bawah sadar mempunyai efek pengaruh yang sama kuat, bahkan bisa lebih kuat daripada pengaruh komunikasi dengan pikiran sadar.

6. Pikiran bawah sadar mengamati dan memberikan respons dengan jujur

Bias, prasangka, penghakiman, pengharapan, pengelompokkan persepsi, dan kerangka berpikir konseptual adalah sifat pikiran sadar. Pikiran bawah sadar terbebas dan pengaruh pengaruh di atas dan mampu menghasilkan kesadaran realita yang lebih objektif. Persepsi dan pengetahuan pikiran bawah sadar tentang realita bersifat langsung, tidak bias, dan apa adanya. Pikiran bawah sadar menyerap dan mengerti realita berdasarkan pengalaman nyata sebagaimana adanya, tanpa harus melewati proses pemberian makna atau penjelasan yang rumit, seperti yang dilakukan pikiran sadar. Pikiran bawah sadar tidak menyaring atau mendistorsi suatu informasi agar bisa sesuai dengan aturan atau acuan berpikir tertentu, Kemampuan persepsi, pemahaman, dan respons pikiran bawah sadar sama dengan yang ditunjukkan oleh seorang anak kecil yang masih polos, yang belum memiliki prasangka, bias, pengharapan, dan aturan yang kaku seperti orang dewasa.

7. Pikiran bawah sadar bersifat seperti anak kecil

Anak-anak lebih banyak berhubungan atau menggunakan pikiran bawah sadar mereka daripada orang dewasa. Pada saat masih kecil, pikiran sadar anak belum berkembang sepenuhnya sehingga anak perlu mengakses pikiran bawah sadar mereka untuk membantu mereka belajar dan berkembang. Dengan demikian, sifat dan perilaku anak mencerminkan pikiran bawah sadar orang dewasa. Anak-anak sering kali lebih responsif terhadap proses bawah sadar dan lebih awas dalam pengamatan mereka dibandingkan dengan orang dewasa

8. Pikiran bawah sadar adalah sumber emosi

Emosi sering kali muncul secara mendadak, tidak diinginkan, dan tidak dapat dimengerti oleh pikiran sadar. Secara umum, emosi muncul dan pikiran bawah sadar. Emosi adalah bentuk ekspresi yang mencerminkan perasaan atau reaksi pikiran bawah sadar terhadap suatu situasi, yang berhubungan dengan kepribadian individu.
Emosi bersifat tidak logis, tidak rasional, dan tidak sadar. Emosi bersifat alamiah dan merupakan satu bentuk komunikasi bawah sadar yang sangat bermanfaat. Emosi memberitahu bagaimana perasaan kita terhadap sesuatu, meskipun kita tidak sadar atas apa yang kita rasakan.

9. Pikiran bawah sadar bersifat universal

Proses dan sifat kerja pikiran bawah sadar satu orang dan yang lain pada umumnya sama, tidak terpengaruh oleh kebangsaan, latar belakang budaya, atau sejarah. Pikiran bawah sadar seseorang dapat berkomunikasi secara efektif dengan pikiran bawah sadar orang lain melebihi kemampuan pikiran sadar.

10. Pikiran bawah sadar sebenarnya

merupakan suatu gambaran fakta bahwa semua orang, pada awalnya, hanyalah manusia biasa, pada saat dilahirkan, yang sama-sama membawa kemampuan mental dan fisik yang dapat dikembangkan dan juga membawa kemampuan belajar alamiah. Isi pikiran bawah sadar setiap orang tentunya berbeda, tergantung pada pengalaman, lingkungan, dan hasil pembelajaran individu tersebut. Namun, bentuk, struktur, atau pola respons yang bersifat mendasar pada setiap pikiran bawah sadar manusia sangat mirip satu dengan yang lain. Bisa dikatakan bahwa manusia pada dasarnya sangat berbeda, namun juga sangat mirip.

Gelombang Otak (1) :Frekuensi dan Fungsinya

Fungsi dari gelombang otak:

Otak manusia apabila berfungsi maksimal dan secara penuh, maka sebuah otak bisa mempunyai kekuatan listrik sebesar 10 watt. Oleh karena itu, otak manusia disebut juga sebuah organ yang bersifat ‘electrochemical’, yang mempunyai frekuensi gelombang elektro yang disebut brainwaves atau gelombang otak. Gelombang otak kita bisa diukur dengan sebuah alat ukur yang disebut ‘EEG’ Atau Electro Enchepalograph.

Ada empat macam gelombang otak, yaitu: Beta, Alfa, Theta, dan Delta, yang masing-masing bisa diketahui frekuensinya dengan alat EEG. Pengukuran gelombang otak ini berdasarkan pada getaran yang ditimbulkan oleh otak kita dalam satu detik. Pada saat kita akan diukur dengan alat EEG, maka kepala kita dipasang beberapa elektroda yang dihubungkan dengan alat EEG tersebut. Setelah diukur, maka akan didapatkan frekuensi gelombang otak. Dalam satu waktu yang bersamaan, kita tidak mungkin berada dalam gelombang otak yang berbeda (misal Beta dan Alfa); akan tetapi dalam satu waktu, kita hanya akan berada di dalam satu jenis gelombang otak saja.

Berikut ini urutan gelombang otak beserta frekuensinya:

1. Gelombang Beta

Frekuensi gelombang Beta berkisar pada ukuran 13-40 Hz/detik. Gelombang Beta memiliki amplitudo yang paling rendah, dan merupakan gelombang otak yang tercepat di antara yang lainnya. Gelombang otak ini dihubungkan dengan mengaktifkan otak. Pada kondisi ini, kita berada dalam keadaan sadar total dan sedang melakukan sebuah pekerjaan yang menuntut konsentrasi yang tinggi, memakai pemikiran yang logis, serta percakapan aktif, misalnya: mengajar, memberi presentasi, berdebat, memberi pidato, maupun olah raga.

2. Gelombang Alfa

Frekuensi gelombang Alfa berkisar pada ukuran 9-14 Hz/detik. Bila kita berada dalam gelombang Alfa ini, maka kita dalam keadaan sadar tetapi rileks. Kalau pada gelombang Beta, kita akan membangkitkan dan mengaktifkan daya kerja otak, sebaliknya pada gelombang Alfa, kita tidak mengaktifkan otak, sebaliknya pada gelombang Alfa, kita membuat otak dalam rileks dan tenang. Gelombang Alfa memiliki amplitudo tinggi dengan kecepatan yang lebih rendah daripada gelombang Beta. Bila Anda sudah menyelesaikan tugas, lalu duduk santai sambil membaca, maka gelombang otak Anda dalam keadaan Alfa. Atau pada jam rehat, Anda berjalan-jalan pelan sendirian di taman, maka gelombang otak Anda dalam keadaan Alfa. Membaca, belajar, mendengarkan, melihat dan mengamati sesuatu juga dalam keadaan Alfa. Jadi apabila ada seorang murid sulit berkonsentrasi dalam belajar, boleh jadi dia butuh program relaksasi karena otaknya terlalu aktif (sering dalam keadaan Beta, padahal belajar membutuhkan gelombang Alfa).

3. Gelombang Theta

Gelombang Theta memiliki amplitudo yang lebih besar lagi dan frekuensi yang lebih rendah, yaitu: 5-8 Hz/detik. Bila Anda telah menyelesaikan tugas, dan duduk lalu pikiran mulai melayang-layang, melamun sambil mata tertutup sehingga terlepas dari keadaan di sekeliling Anda, maka Anda dari gelombang Alfa rendah mulai memasuki gelombang Theta. Atau Anda mandi di bawah air pancuran, atau berendam dalam bathtub, atau sedang berayun-ayun dalam ayunan/hammock di bawah sebuah pohon, di mana Anda merasa sangat relaks dan Anda melepaskan diri dari keadaan di sekitar Anda, maka Anda mulai berada di gelombang Theta.
Pada gelombang Theta, seseorang selain dalam keadaan relaks dan tenang, biasanya akan lebih produktif. Insiprasi dan ilham muncul dalam gelombang Theta. Orang yang melakukan meditasi dan dalam keadaan khusyuk, maka gelombang otaknya dalam keadaan Theta. Bila Anda sedang asyik melamun di ayunan dan dibuai angin yang semilir, tiba-tiba diserang kantuk, maka Anda sudah mulai di gelombang Theta terendah dan sedang memasukit gelombang yang frekuensinya paling rendah yaitu gelombang Delta.

4. Gelombang Delta

Gelombang yang paling tinggi amplitudonya tetapi paling rendah frekuensinya adalah gelombang Delta, berkisar 1,5-4 Hz/detik. Gelombang otak tidak pernah mencapai titik nol, karenai titik nol menunjukkan otak telah mati. Biasanya gelombang Delta berkisar antara 2-3 Hz/detik. Pada titik ini maka Anda sudah terlelap tidur, tidak sadar pada keadaan di sekeliling Anda.

Keadaan ketika Anda belum terlelap, dan sedang berbaring membaca sebuah buku, maka Anda berada di titik rendah Beta. Setelah itu, Anda meletakkan buku, mematikan lampu, dan menutup mata Anda, maka Anda dari Beta pindah ke Alfa, lalu ke Theta, dan akhirnya jatuh tertidur memasuki gelombang Delta.

Pernahkan pada suatu kali Anda mengalami sulit berkonsentrasi, pelupa, mudah panik, atau sulit tidur? Atau sebaliknya, pada saat tertentu Anda merasa mudah sekali mengingat sesuatu atau cepat menangkap isi sebuah bacaan? Atau merasa relaks sehingga bisa tidur dengan nyenyak? Ke semuanya itu berkaitan dengan gelombang otak Anda. Tindakan kita berkaitan dengan gelombang otak. Sebaliknya gelombang otak bisa di ‘reprogram’ untuk mengkondisikan kita pada suatu tingkatan tertentu untuk bisa memaksimalkan sebuah tindakan. Misalnya mendengarkan lagu lembut untuk masuk ke gelombang alfa, sehingga kita bisa konsentrasi dan melakukan tugas dengan maksimal dan fokus.

Atau pada saat otak Anda sedang aktif, padahal Anda ingin tidur, maka Anda bisa mereprogram otak Anda dengan mempraktikkan salah satu teknik relaksasi sehingga Anda dari dalam keadaan Beta, setelah memulai relaksasi pelan-pelan masuk ke Alfa, kemudian makin lama masuk ke Theta, dan selanjutnya bisa ke Delta, yaitu tertidur lelap. Untuk belajar teknik relaksasi, sebaiknya Anda mengikuti sesi khusus sehingga bisa mempelajari beberapa teknik relaksasi dari ahlinya. Beberapa teknik relaksasi yang bisa membantu untuk mengatasi masalah insomnia adalah: teknik pernafasan, pijatan, akupunktur, visualisasi, mendengarkan musik lembut, aroma terapi. Untuk teknik pernafasan.

Sumber:

Born to be a Genius, Adi W Gunawan,

‘Living in Wellness-Trauma Healing’ Patcriacia Mathes Cane, Ph.D,

‘What is the function of the various brainwaves?’, Intelegen, Inc.

Gelombang Otak : Pengaruh Asupan Terhadap Fungsi Gelombang Otak

Bagian ketiga dari tulisan tentang gelombang otak akan membahas mengenai pengaruh makanan terhadap emosi. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap konsentrasi belajar, keseimbangan emosi ketika melakukan sebuah pekerjaan, maupun terhadap kualitas tidur seseorang. Ada pepatah yang mengatakan:’You are what you eat’, Anda mencerminkan apa yang Anda asup.

Makanan dan emosi:

Makanan juga akan berpengaruh pada emosi seseorang. Apakah Anda termasuk orang yang bila minum kopi akan berubah menjadi ‘semi-hyper’, bicara banyak, ingin bergerak banyak, atau malahan uring-uringan? Apakah Anda bila sedang lesu membutuhkan segelas teh ‘nasgitel’ (panas-legi-kentel) atau kopi tubruk? Atau malahan minum kopi membuat Anda gemetar, lemas, dan otak sulit diajak kompromi seperti mengalami kepikunan?

Pernakah Anda mengamati anak Anda tiba-tiba suka membangkang, lasak (hyper), suka mengganggu dan memecahkan apa saja yang dipegangnya? Dan apakah Anda mengamati anak tersebut baru saja makan permen coklat, atau sebotol minuman soda yang mengandung cola, atau sepotong cake yang mengandung gluten – gula- dan coklat? Atau anak Anda tiba-tiba lesu setelah menyantap es krim? Atau lemas dan mengantuk setelah makan sate kambing atau mi bakso diserta minum es teh manis?

Makanan sangat mempengaruhi emosi dan pikiran kita seperti juga mempengaruhi kesehatan fisik kita. Setiap tubuh mempunyai bio-kimia yang berbeda, sehingga setiap makanan dan minuman yang kita asup akan memberi pengaruh dengan bio kimia tubuh kita. Dengan mengenal reaksi tubuh terhadap asupan yang masuk ke dalam tubuh, anda bisa mengenal makanan yang akanmemperkuat memori dan kesehatan Anda dan sekaligus mengenal makanan yang memperlemah memori serta kesehatan fisik Anda. Bila Anda mampu membaca sinyal yang diberikan oleh tubuh Anda terhadap makanan dan minuman yang telah diasup, maka Anda bisa mengoptimalkan memori Anda dengan baik. Anda akan bisa mengatur gelombang otak Anda pada saat membutuh kesadaran dan kewaspadaan untuk mengerjakan pekerjaan yang butuh gerak maupun interaksi dengan orang lain, atau ketika membutuh konsentrasi pada saat harus duduk manis mengerjakan rencana kerja, maupun ketika tubuh membutuhkan istirahat total.

Beberapa asupan yang memberi efek instant mempengaruhi emosi dan gelombang otak pada orang tertentu:

1.   Kafein: Kafein dalam dunia kedokteran dipakai sebagai obat. Bila Anda sedang sakit kepala, cobalah minum secangkir kopi, maka rasa sakit kepalapun akan berkurang, bahkan hilang total. Pada orang tertentu kafein diminum tanpa efek sampingan; akan tetapi pada orang tertentu bisa menjadikan tensi naik, jantung berdebar-debar, dan insomnia. Bahkan pada orang tertentu minum kopi bisa langsung gemetar dan tidak bisa konsentrasi. Kafein terdapat pada kopi, coklat, teh hitam kental, dan juga minuman soda yang mengandung cola. Kafein bisa menganggu gelombang otak, karena bagi orang tertentu kafein membuat sulit tidur (Delta) dan sulit berkonsentrasi (Alfa), sulit mengutarakan pendapat dengan pikiran yang jernih (Beta), bahkan sulit untuk relaksasi (Theta). Kopi termasuk asupan pembentuk keasaman tinggi dan mengandung kafein. Dalam bidang medis, kafein dipakai sebagai obat. Apa yang mungkin terjadi apabila seseorang minum dua cangkir kopi memakai gula sebagai sarapan setiap pagi?

2. Gula: Gula diasukkan dalam kategori zat pembentu keasaman darah, yang ekstrim dan merupakan toxin, Pada saat Anda merasa lelah dan lemas, minum segelas sirup atau sebotol soft drink akan membuat Anda bergairah kembali dalam hitungan menit. Gula memberikan kalori tinggi dengan nutrisi nol. Seorang anak, dalam keadaan ‘normal’ dan minum sebotol soft drink akan bisa menjadi sangat aktif dan sulit dikendalikan dan sulit berkonsentrasi duduk manis untuk mengerjakan tugas atau mendengarkan guru menerangkan pelajaran. Ketika saya mengajar di Sekolah Asing, pada hari Halloween dan Valentine, biasanya murid-murid akan gelisah karena terlalu banyak makan permen dan minum soft drinks. Mereka sulit berkonsentrasi dan suka saling mengganggu di dalam kelas.

3. Junkfoods: Kecenderungan penduduk di kota besar sekarang ini mengasup lebih banyak junk-foods atau makan siap saji. Selain praktis, juga tidak repot mempersiapkan bekal dari rumah. Padahal kandungan makanan siap saji kurang terjamin. Bisa jadi banyak zat tambahan, misalnya msg, perasa, gluten, pewarna serta pemanis buatan, dan lemak jenuh, yang mengganggu kesehatan. Zat additives, makanan yang bersifat allergen (keju, kacang tanah, susu, dll), dan gluten akan memicu anak-anak dengan ADD, autis, alergi, menjadi emosional, hyper active, dan bahkan sakit dalam waktu instan. Tentu saja hal ini mempengaruhi fungsi otak, serta mempengaruhi proses belajar mereka di kelas maupun dalam bersosialisasi.

4. Cabai serta rempah-rempah dapur beraroma tajam, Pada saat Anda mengantuk, cobalah makan makanan yang sedikit pedas atau memakai banyak rempah, pasti Anda akan melek segera dengan kesadaran lebih tinggi dan siap untuk melanjutkan diskusi. Cabai dan rempah-rempah dapur membuat kesadaran lebih tinggi serta memacu metabolisme, sehingga bisa memacu gelombang Beta. Tentu saja pada saat Anda butuh gelombang Delta untuk membawa Anda terlelap tidur, Anda tidak membutuhkan rempah-rempah dan cabai. Juga apabila Anda butuh relaksasi, cabai dan rempah-rempah menyengat perlu dihindari.

Pada seni kuliner India, rempah mempunyai peran penting bagi kesehatan. Sampai minum susupun diberi kunyit atau adas. Minum teh juga diberi bumbu jahe, cinnamon, dan adas serta jinten. Menurut mereka, bumbu menambah kewaspadaan dan kesadaran; jadi bumbu dapur ini bisa jadi teman yang aik bagi yang sedang ingin lembur atau mempunyai pekerjaan ekstra. Anda mau coba?

5.  Alkohol : di bawah pengaruh alkohol, seseorang akan berubah total. Ada sebagian orang yang tubuhnya benar-benar tidak bisa toleran terhadap alkohol. Begitu minum minuman yang ada campurannya alkohol, walau sedikit akan sangat mempengaruhi peri laku mereka: berbicara melantur, pikiran tidak jernih, sakit kepala, bahkan bio-kimia tubuh mengalami imbalance selama beberapa hari; dan jelas alkohol untuk golongan ini sangat mempengaruhi gelombang otak secara instan dan mengganggu roses belajar. Walaupun banyak orang yang ‘tahan banting’ dan merasa OK-OK saja walaupun sering mengasup alkohol; secara emosional mereka mudah meledak-ledak. Karena alkohol mempengaruhi kesehatan hati; dan organ hati mempengaruhi emosi kemarahan menurut teori lima elemen dalam TCM (Traditional Chinese Medicine). Harap diketahui, alkohol merupakan salah satu zat pembentuk keasaman tingkat tinggi, dan merusak organ hati, bahkan menjadi penyebab cirrhosis.

6. Narkoba: Tak pelak lagi, narkoba benar-benar mengacaukan gelombang otak siapapun yang menggunakannya secara instan, bahkan bisa merusak susunan syaraf di otak secara permanen. Orang yang menggunakan narkoba menjadi ‘orang lain’ bagi dirinya sendiri: emosi meledak-ledak, tidak bisa berpikir dengan jernih, tidak bisa konsentrasi. Selain gelombang otak yang kacau balau, mental pengguna sangatlah retan. Murid yang menggunakan narkoba tidak akan bisa belajar dengan baik lagi dan mentalnya labil. Seorang guru maupun ortu yang baik akan segera mengetahui gejala-gejala junkiest sehingga bisa menariknya kembali menjadi bersih atau merehabilitasi. Banyak di antara para junkiest yang berakhir dengan menyedihkan: mengalami kerusakan otak bahkan mengalami menjadi ”schizophrenia’ atau lumpuh total. Dan narkoba dikategorikan sebagai racun ekstrim perusak kehidupan dan bisa berakhir dengan kematian. Untuk itu: Selalu ‘Katakan Tidak Kepada Narkoba!’.

Makanan dan Insomnia:

Apabila Anda tidak bisa konsentrasi atau mengalami insomnia, Anda perlu memperhatikan jam makan malam Anda, sebaiknya makan malam dilakukan sebelum jam tujuh, menghindari kafein (kopi, teh hitam, coklat terutama setelah sore hari), menghindari makanan berbumbu tajam (kare, gule, cabai), mengurangi asupan protein hewani, goreng-gorengan, serta alkohol. Karena asupan tersebut membuat organ liver bekerja terlalu keras. Dan apabila liver bekerja terlalu keras, jam tidur Anda juga terganggu dan hal ini juga akan mengganggu kinerja jantung (teori lima elemen dari TCM). Minum susu hangat, atau minum madu dicampur air jeruk nipis dengan secangkir air hangat bisa membantu Anda. Atau minum teh chamomile atau teh herbal valerian bisa jadi membantu Anda untuk memasuki gelombang Delta lebih mudah dan istirahat dengan lebih lelap.
Selain asupan yang memberi pengaruh negative terhadap fungsi otak, banyak asupan yang memberi faedah positif terhadap fungsi otak. Sebagian telah dituliskan dalam beberapa tulisan di blog Griya Larasati. Bersama ini akan disebutkan nama-namanya saja, tanpa keterangan lebih lanjut. Asupan untuk meningkatkan fungsi otak: ginseng, omega 3, sayur laut: spirulina, chlorella dan blue green algae; pegagan, gingko biloba, buah goji yang apabila diasup secara rutin akan membantu memperkuat memori dan fungsi otak. Berbeda dengan beberapa makanan yang ditulis di atas, jenis makanan ini mempengaruhi keseimbangan otak secara pelan dan positive.
Dari keterangan di atas, kita makin menyadari bahwa makanan bisa menjadi obat sekaligus bisa menjadi penyebab masalah kesehatan. Kita perlu dengan bijak memilih makanan yang menyehatkan dan mengurangi bahkan menghindari asupan yang merugikan kesehatan. Tentu saja, apa yang kita asup bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi emosi dan gelombang otak kita, serta kesehatan fisik kita. Pola hidup sehat lainnya seperti yang sudah sering ditulis di Griya Larasati: berpikir damai, istirahat teratur, dan berolah raga teratur akan menjadi suatu paduan yang harmonis untuk keseimbangan pikiran serta gelombang otak yang harmonis bersama pola makan yang sehat.
Gelombang otak yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan aktivitas raga kita memerlukan asupan yang tepat dan sesuai yang dibutuhkan: baik asupan melalui mulut serta asupan melalui pikiran yang seimbang.

  • Share/Bookmark